SEMARANG – Malam di sebuah hotel di Kota Semarang, Kamis (24/9/2026), tak sekadar diisi acara seremonial. Sejumlah tokoh, pelaku usaha, hingga instansi yang dinilai memberi kontribusi bagi Jawa Tengah mendapat apresiasi dalam Prasasta Gala Awards 2026.
Ajang tersebut digelar melalui kolaborasi tiga pilar daerah, yakni Universitas Semarang (USM), Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Tengah, serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah.
Mengusung tema “Honoring Legacy, Celebrating Excellence”, acara yang berlangsung di PO Hotel Semarang itu sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-39 USM.
Bukan cuma soal piala dan panggung penghargaan. Ajang ini menjadi ruang untuk mengapresiasi mereka yang selama ini ikut mengambil peran dalam pembangunan Jawa Tengah, baik dari pemerintahan, dunia usaha, maupun masyarakat.
Rektor USM Dr Supari ST MT mengatakan, Prasasta Gala Awards 2026 merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor yang mempertemukan kekuatan akademik, dunia usaha, dan pers.
“Prasasta Gala Awards 2026 merupakan wujud nyata kolaborasi lintas sektor antara Kadin Jawa Tengah, Universitas Semarang, dan PWI Jawa Tengah,” ujar Supari.
Menurutnya, kemajuan daerah tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Dibutuhkan kontribusi bersama sekaligus sosok-sosok yang mampu menjadi contoh bagi generasi berikutnya.
Supari menyebut, USM ingin ikut melihat dan memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh yang selama ini berkontribusi terhadap kemajuan Jawa Tengah.
“Virus-virus prestasi ini harus disebarkan ke semua generasi yang akan datang,” katanya.
Ketua Umum Kadin Jawa Tengah Harry Nuryanto Soediro juga menilai kolaborasi tersebut penting untuk mendorong dunia usaha agar terus memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah.
“Kolaborasi ini akan terus dikembangkan melalui evaluasi dan kerja sama antara Kadin, USM, serta pihak terkait,” ungkap Harry.
Dinilai dari Jejak Kontribusi
Ketua Pelaksana Prasasta Gala Awards 2026, Ir Ferry Firmawan ST MT PhD IPU, menjelaskan bahwa proses penentuan penerima penghargaan dilakukan melalui pengumpulan data dari media dan media sosial.
Data tersebut kemudian menjadi bahan penilaian tim kerja sebelum diputuskan Dewan Juri yang dipimpin Prof Sudharto.
“Prasasta kali ini mengukir sejarah. Kita berharap dengan agenda Prasasta Gala ini bisa menginspirasi banyak pihak,” ujarnya.
Penghargaan paling utama, Prasasta Sapta Windu Bhakti kategori Lifetime Achievement, diberikan kepada Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat.
Irwan pun mengapresiasi penghargaan yang diberikan USM, Kadin Jateng, dan PWI Jateng tersebut.
“Penghargaan ini memacu agar kita lebih maju. Mendorong seseorang untuk lebih berkarya, bekerja lebih baik,” kata Irwan.
PWI Jadi Mata Publik
Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana mengatakan, keterlibatan insan pers dalam penghargaan tersebut menjadi bagian penting dari kolaborasi tiga sektor.
Menurut dia, PWI dengan sekitar 500 wartawan memiliki peran sebagai mata publik dalam melihat berbagai kontribusi yang muncul di Jawa Tengah.
“PWI menjadi mata publik yang mengamati, menyoroti, siapa saja yang kami anggap memiliki kontribusi di dalam pembangunan di Jateng,” ujar Setiawan.
Ia menambahkan, USM menjadi ruang munculnya ide dan gagasan, sedangkan Kadin mewakili dunia usaha yang terus bergerak dan berinovasi.
Harapannya, kolaborasi tersebut tidak berhenti pada satu malam penghargaan.
“Semoga yang diberikan menjadi inspirasi dan titik awal untuk menjadi lebih baik lagi dan terus berkelanjutan melahirkan tokoh-tokoh inspiratif untuk Jateng,” tambah pria yang akrab disapa Iwan itu.
Pemerintah hingga Dunia Usaha Ikut Mendapat Apresiasi
Selain penghargaan Lifetime Achievement untuk Irwan Hidayat, Prasasta Gala Awards 2026 juga memberikan penghargaan dalam sejumlah kategori.
Untuk kategori Prasasta Dharma Bhakti, penghargaan diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Tegal, Pemerintah Kabupaten Magelang, dan Pemerintah Kota Semarang.
Kemudian kategori Prasasta Kridha Usaha diberikan kepada sejumlah korporasi dan perbankan, antara lain PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), PT BPR Arto Moro, PT BPR Syariah Suriyah Cilacap, PT SUCOFINDO Semarang, Bank Jateng, dan PT Adhi Karya.
Sementara kategori Prasasta Arutala diterima PT Laboratorium Klinik CITO Semarang, DPD IWAPI Jateng, DPW GEKRAFS Jateng, Desa Suradadi Demak sebagai pelestari lingkungan dan penanam mangrove, PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Suara Merdeka Network, serta Balai Besar Penangkapan Ikan Semarang.
Acara ini dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Jateng Urip Sihabudin yang mewakili Pemprov Jateng, Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah, CEO Suara Merdeka Network Kukrit Suryo Wicaksono, dan Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widiyatmoko.
Hadir pula Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip Prof Dr H Sudharto PhD MES, Ketua Senat USM Prof Dr Hardani Widhiastuti MM Psikolog, Ketua Umum Kadin Jateng Harry Nuryanto Soediro, serta Rektor USM Dr Supari ST MT.
Dari jajaran PWI Jateng, hadir Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana, Ketua Dewan Kehormatan PWI Amir Machmud NS, Sekretaris PWI Achmad Ris Ediyanto, dan Wakil Ketua Bidang Organisasi Sunarto.
Lewat Prasasta Gala Awards 2026, USM, Kadin Jateng, dan PWI Jateng mencoba mempertemukan tiga dunia yang selama ini memiliki peran berbeda, tetapi punya tujuan yang sama: mendorong lahirnya gagasan, usaha, dan kontribusi yang bisa memberi dampak bagi Jawa Tengah.
