PWI Konsolidasikan 38 Portal Daerah, Diluncurkan Serentak 1 Oktober

Jumat, 25 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat terus memperkuat transformasi digital organisasi. Setelah meluncurkan podcast PWI Channel, PWI kini menyiapkan konsolidasi 38 portal PWI Daerah di seluruh Indonesia.

Puluhan portal tersebut ditargetkan diluncurkan secara serentak pada 1 Oktober 2026, bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila.

Persiapan konsolidasi website dibahas dalam rapat di Kantor PWI Pusat, lantai 4 Gedung Dewan Pers, Jakarta, Selasa (22/9).

Rapat dipimpin Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, didampingi Sekjen Marthen Selamet Susanto, Ketua Bidang Multimedia dan IT Hilman Hidayat, Ketua Bidang Penyiaran Auri Jaya, serta pengurus PWI Pusat lainnya.

Pengurus PWI Daerah yang menjadi admin portal masing-masing wilayah juga mengikuti rapat melalui Zoom.

Pembahasan tidak hanya menyangkut kesiapan teknis website. PWI juga membahas aktivasi portal, produksi konten, hingga pola sinergi pemberitaan antara PWI Pusat dan PWI Daerah.

Akhmad Munir mengatakan, persiapan jaringan website PWI kini sudah memasuki tahap akhir. Sebanyak 38 portal daerah telah disiapkan dan selanjutnya akan diaktifkan serta mulai diisi konten secara rutin sebelum peluncuran.

“Ibaratnya saat ini mobil sudah keluar dari showroom, tinggal dipanaskan mesinnya dan kita siap berlari pada 1 Oktober 2026, tepat di Hari Kesaktian Pancasila,” kata Munir.

Menurut dia, jaringan 38 portal tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem informasi PWI yang terhubung dari tingkat pusat hingga daerah.

Melalui jaringan itu, kegiatan organisasi, informasi jurnalistik, program peningkatan kompetensi wartawan, hingga berbagai isu dari daerah diharapkan dapat saling terhubung dalam satu ekosistem digital.

“Website ini bukan hanya milik PWI Pusat, tetapi menjadi rumah bersama bagi PWI di seluruh Indonesia. Dengan 38 portal daerah yang terkonsolidasi, kita ingin informasi dan kegiatan PWI dari Aceh sampai Papua dapat terhubung, saling menguatkan, dan mendapatkan ruang publikasi yang lebih luas,” ujarnya.

READ  Ketua PWI Jateng: Wartawan Tak Boleh Hanya Kejar Kecepatan, Akurasi Tetap Utama

Diminta mulai aktif sebelum peluncuran

Menjelang peluncuran, seluruh PWI Daerah diminta segera mengaktifkan portal masing-masing.

Setiap daerah juga diminta menunjuk person in charge atau PIC yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan portal.

PWI Pusat mendorong masing-masing daerah mulai membangun ritme produksi dengan mengunggah berita secara rutin setiap hari.

“Karena itu, saya meminta seluruh PWI Daerah mulai mengaktifkan portalnya, menunjuk PIC dan membangun ritme pengisian konten sejak sekarang. Jangan menunggu 1 Oktober. Saat grand launching nanti, seluruh mesin harus sudah hidup dan 38 portal daerah sudah bergerak bersama,” kata Munir.

Untuk memperkuat distribusi konten, pengelola portal daerah dapat berkoordinasi dengan tim PWI Pusat.

Dengan pola tersebut, informasi penting dari daerah berpeluang mendapatkan distribusi yang lebih luas melalui jaringan PWI. Sebaliknya, informasi dari pusat juga dapat diteruskan secara efektif ke daerah.

Munir menegaskan, transformasi digital PWI tidak berhenti pada pembangunan website.

Menurut dia, penguatan jaringan digital perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas konten dan profesionalisme wartawan.

“Transformasi digital bagi PWI bukan sekadar menghadirkan website. Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi ini kita gunakan untuk memperkuat profesionalisme wartawan, memperluas distribusi informasi yang berkualitas, dan membangun kolaborasi antara PWI Pusat dan PWI Daerah,” ujarnya.

PWI Channel lengkapi ekosistem digital

Konsolidasi 38 portal daerah tersebut menjadi langkah lanjutan PWI Pusat dalam memperkuat kanal komunikasi berbasis digital.

Sebelumnya, PWI Pusat telah meluncurkan podcast PWI Channel yang membahas dunia pers, komunikasi publik, perkembangan teknologi informasi, serta berbagai isu strategis lainnya.

Konten perdana PWI Channel menghadirkan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo sebagai narasumber.

PWI berharap keberadaan PWI Channel dan 38 portal daerah dapat saling melengkapi.

READ  Kolaborasi USM, Kadin, dan PWI Jateng, Sejumlah Tokoh Inspiratif Diguyur Penghargaan Prasasta Gala Awards 2026

Portal daerah menjadi ruang distribusi informasi dan pemberitaan dari berbagai wilayah Indonesia. Sementara PWI Channel memperluas format komunikasi melalui konten audio visual dan perbincangan dengan sejumlah narasumber.

“PWI Channel sudah kita mulai, sekarang 38 portal daerah kita konsolidasikan. Ke depan, seluruh kanal ini harus saling terhubung sehingga PWI memiliki ekosistem digital yang kuat, aktif, dan mampu mengikuti perkembangan cara masyarakat mengonsumsi informasi,” kata Munir.

Dengan konsolidasi tersebut, PWI Pusat menargetkan jaringan komunikasi organisasi dari berbagai daerah dapat terhubung dalam satu ekosistem digital yang lebih terintegrasi.

Berita Terkait

Ketua PWI Jateng: Wartawan Tak Boleh Hanya Kejar Kecepatan, Akurasi Tetap Utama
Kolaborasi USM, Kadin, dan PWI Jateng, Sejumlah Tokoh Inspiratif Diguyur Penghargaan Prasasta Gala Awards 2026

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 21:58

Ketua PWI Jateng: Wartawan Tak Boleh Hanya Kejar Kecepatan, Akurasi Tetap Utama

Jumat, 25 September 2026 - 21:49

PWI Konsolidasikan 38 Portal Daerah, Diluncurkan Serentak 1 Oktober

Berita Terbaru